Onic Jegal Penampilan Impresif Geek Fam di Final MPLI 2022

Share This Post

Laga seru MLBB Professional League Invitational (MPLI) 2022 telah berakhir pada hari Minggu lalu dengan kejutan. Untuk pertama kalinya All Indonesia Final tersaji pada musim ketiga MPLI. Sang pemenang MPL Indonesia, Onic Esports, lagi-lagi mengangkat gelar juara turnamen besar Mobile Legends usai menaklukkan sang finalis kejutan, Geek Fam.

Onic maupun Geek sama-sama melewati jalur yang tidak mudah. Geek harus melalui lawan-lawan berat sedari awal, menghadapi lawan seperti Blacklist, RRQ Sena, dan RSG Philippines. Di sisi lain, sekalipun diuntungkan dari waktu persiapan yang lebih panjang, Onic yang memulai dari babak perempat final justru menghadapi Bren Esports dan Todak, yang terkenal menjegal tim Indonesia di turnamen internasional.

Walau demikian, keduanya tampil dengan percaya diri dan sukses menembus setiap ronde hingga ke babak final. Ini menjadi duel yang menarik antara tim yang naik dengan kejutan melawan tim yang berpengalaman.

All Indonesia Final

Seolah akan menjadi pengulangan atas pertandingan Onic vs RRQ Hoshi di final MPL Indonesia beberapa minggu lalu, Geek berhasil menakuti Onic di dua ronde pertama grand final MPLI 2022.

Bermodalkan Bruno, Cadeera sukses membuat seluruh pemain Onic pusing di sepanjang permainan. Meski Beatrix milik Onic terlihat cukup kuat, mental Geek sebagai finalis tidak terlihat kendur saat mereka tertinggal dari perolehan gold sekalipun. 

Para pemain Geek akhirnya mencukur rata Onic ketika mereka mendapatkan Lord untuk ketiga kalinya. Game pertama ditutup dengan kemenangan untuk Geek Fam.

Game kedua lagi-lagi didominasi oleh Geek. Beatrix milik Cadeera dan Alucard milik Jaanaqt berulang kali menyulitkan Onic. Geek berhasil meruntuhkan pertahanan Onic melalui teamwork yang bagus dan menutup pertandingan dengan cepat, kurang dari 18 menit.

Dengan posisi skor yang tertinggal jauh, Onic menyiasati draft pick dengan taktik yang lebih agresif dengan mengambil Gusion dan Fredrinn. Sementara di pihak Geek kembali mengandalkan Beatrix dalam line up mereka.

Draft pick tersebut menjadi momen kebangkitan Onic dalam ronde ini. Di bawah kendali sang MVP MPL Indonesia Season 10, Gusion milik Kairi mengacak-acak pertahanan Geek dengan beringas. Tanpa perlawanan yang berarti Onic sukses menutup game ketiga dengan kemenangan yang tak kalah cepat, tepat di menit ke-15.

Melihat peluang kemenngan yang terbuka, Onic kembali mengambil Gusion untuk lineup mereka di game empat. Geek mencoba mengimbangi agresifitas Onic dengan mengambil Fredrinn dan Hayabusa. Situasi yang serupa dengan game tiga terjadi dengan Gusion milik Kairi yang masih sulit dihentikan oleh lawannya. Onic lagi-lagi menutup pertandingan dengan cepat pada menit ke-15.

Sadar Onic menyusul dalam waktu cepat, Geek menaikkan intensitas mereka di game penentuan. Mereka memutuskan untuk mengambil Fanny, Fredrinn, dan Beatrix. Sementara Onic melakukan taktik kejutan di mana Kairi menggunakan Chou dan Drian menggunakan Gusion.

Draft pick dari Onic terbukti efektif dalam memancing Geek untuk bermain lebih ofensif. Kendati memainkan Fanny dengan lincah, Janaaqt tak mampu berbuat banyak karena Kairi di luar dugaan tampil cukup perkasa dalam menggunakan hero yang tidak biasa. Melihat Geek yang tak sanggup mengimbangi teamfight, Onic secepatnya mengakhiri pertandingan di menit ke-13.

Kemenangan ini menjadikan pasukan landak kuning sebagai back-to-back MPLI champion setelah memenangkannya tahun lalu melawan Blacklist. Momen ini tentu akan menjadi modal berharga sebelum mereka tampil dalam kompetisi M4 pada bulan Januari mendatang.

+ posts

More Like This

Gamers8 Bakal Kembali dengan Rekor Hadiah Besar!

Arab Saudi akan pecahkan rekor hadiah turnamen terbesar dunia. Salah...

Perkenalkan Joshua “Ghirlanda” Bianchi, sang Ayah yang Kejutkan Kompetisi Tekken!

Mentalitas adalah kunci. Tak ada sponsor, seorang putri kecil yang...

Analisis: Beberapa Faktor Penyebab Naik Turun Performa yang Drastis dalam Esports

Beberapa hal terlintas dalam pikiran saat membahas dunia olahraga,...

Eksklusif: Indominator Ungkap Kesempatan Main Lagi Bareng Arsenal dan Prospek Musim Depan

Berganti karir adalah pilihan yang umum di kalangan atlit...

Eksklusif: Indominator Beberkan Pengalaman Main di Indonesia Football Eleague 2022!

Popularitas eFootball sebagai permainan sepak bola virtual di kawasan...

Apakah Moonton menolak skin Estes untuk Juara?

Setelah M3 menyelesaikan turnamen mewahnya, Blacklist International muncul sebagai juara, membuktikan industri Mobile Legends Filipina adalah yang terbaik sekali lagi setelah Bren Esports juga dianugerahi juara M2 tahun lalu.
- Advertisement -