ONIC Esports Juara MPL ID Season 11 Usai Kalahkan EVOS Legends

Share This Post

ONIC Esports berhasil meraih gelar juara MPL ID Season 11 pada Minggu (9/4/2023).

ONIC Esports berhasil meraih gelar juara setelah menaklukkan EVOS Legends dengan skor telak 4-0.

Tim berlogo Landak Kuning itu mendominasi laga best of 7 yang berlangsung di Grand Final MPL ID Season 11.

Sejak game yang pertama hingga game yang keempat, EVOS Legends tidak mampu menahan gempuran dari Kairi dkk.

Game pertama ONIC Esports langsung menggebrak dan tidak butuh waktu lama untuk memenangi pertandingan.

Masuk ke game yang kedua ONIC Esports kembali melanjutkan momentumnya untuk memperbesar kemenangan mereka.

Game ketiga yang berlangsung usai buka puasa juga kembali dikuasai oleh tim berjuluk Raja Galaxy tersebut.

Pada game yang keempat, ONIC Esports menunjukkan dominasinya dan menutup laga BO7 dengan kemenangan 4-0.

ONIC Esports pun berhak untuk mendapatkan hadiah sebesar 300 ribu dolar AS atau sekitar Rp 4 miliar.

Meski gagal juara, EVOS Legends akan menjadi wakil Indonesia bersama ONIC Esports di ajang Mobile Legends Bang-bang Southeast Asia Cup 2023.

MSC 2023 sendiri akan berlangsung di Kamboja pada Juni 2023 mendatang

+ posts

More Like This

OHMYV33NUS, Atlet Esports Mobile Legends Pertama yang Mewakili Komunitas LGBTQ

Maskulinitas toksik saat ini menjadi permasalahan dalam kehidupan modern....

Singapura bisa menunggu: Pelatih EVOS ingin menjadi legenda sebelum pulang ke rumah

Rumah adalah dimana hati Bjorn “Zeys” Ong berada. Tapi kepala pelatih EVOS Legends dari Singapura ini berencana untuk menetap di Indonesia lebih lama lagi. Bukan sebuah kejutan, melihat lompatannya telah menghasilkan kesuksesan yang besar. Ia memenangkan titel Mobile Legends Professional League pada Season 4 dan 7, dan menuju ke titel ketiga di S8.

Pelatih EVOS: RRQ adalah penantang terbesar kami

Predator lain sedang mengincar sang Macan Putih di Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID) Season 8. Tapi juara bertahan EVOS Legends tidak gentar. Tidak dengan kepemimpinan kepala pelatih mereka Bjorn “Zeys” Ong.
- Advertisement -